Danau Batur-Bangli
Danau Batur adalah danau terbesar di Bali, terletak di kaki Gunung Batur, Kec Kintamani,Bangli-Bali. Danau Batur berjarak 23 Km dari Kota Bangli, sedangkangkan dari Kota Denpasar (Ibukota Provinsi Bali) berjarak sekitar 63 Km atau kurang lebih 2 Jam perjalanan berkendara.
Danau Batur adalah obyek wisata danau indah, dengan pesona pemandangan menawan Gunung Batur, suasana sejuk dan panorama alam sekitar danau merupakan pemandangan indah dari danau terbesar di Bali ini.
Suasana sejuk Kawasan Danau Batur dengan ketingian sekitar 400 meter diatas permukaan air laut, akan berubah menjadi suasana dingin pada malam hari karena berada di kaki Gunung Batur dengan tinggi 1.717 meter diatas permukaan laut, dan merupakan gunung aktif yang mengalami beberapa kali erupsi sepanjang sejarah.
Pura Batur
Pura Batur (Pura Ulun Danu Batur) terletak di bukit Kawasan Danau Batur, Pada tahun 1917 terjadi erupsi Gunung Batur yang menghancurkan ratusan pura di sekitar Gunung Batur dan Gunung Abang yang letaknya berdampingan, juga letusannya menelan banyak korban jiwa, Pura Batur yang lokasinya tidak jauh dari Kawah letusan Gunung Batur di pindahkan ke Atas bukit di Kawasan Danau Batur.
Menurut Naskah Sejarah Bali, Puncak Gunung Mahameru dipindahkan oleh Bathara Pasupati ke Gunung Batur menjadi istana untuk Dewi Danu dan Pura Ulun Danu (Pura Batur) diantaranya.
Pada waktu yang telah ditentukan menurut kalender Hindu, Masyarakat sekitar Gunung Batur mengadakan acara budaya berupa ritual persembahan untuk mengharapkan berkah, tanah pertanian yang subur dan kemakmuran untuk masyarakat.
Desa Trunyam
Desa Trunyam terletak di tepi timur Danau Batur yaitu di lereng Gunung Abang yang letaknya berdampingan dengan Gunung Batur, Danau batur secara geografis berada dikaki kedua gunung tersebut.
Desa Trunyam mempunyai budaya unik yaitu saat ada yang meninggal tidak menguburkannya atau membakar jasadnya atau Ngaben seperti kebiasaan di wilayah Bali pada umumnya, akan tetapi diletakan di bawah Pohon Taru (pohon Kemenyan) dengan cara ditutup Kain Putih, dan hanya dipagari belahan bambu, yang anehnya konon tidak ada bau dari jasad yang meninggal tsb, kebiasaan adat ini sudah turun menurun hingga sekarang, acara prosesi tersebut dipimpin ketua Adat dengan acara ritual adat masyarakat setempat.
Danau Batur memiliki banyak pesona keindahan dengan budaya menarik di sekitarnya sebagai aset wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Banyak yang bisa dinikmati di Danau Batur, tidak hanya keindahan pesona Danaunya yang menawan, banyak yang lainnya, budaya dan seni, wisata belanja di pasar sebelah utara, maupun wisata kuliner di kawasan Panenjoan yang berada di Tepi Danau Batur yang indah ini..
Danau Batur adalah obyek wisata danau indah, dengan pesona pemandangan menawan Gunung Batur, suasana sejuk dan panorama alam sekitar danau merupakan pemandangan indah dari danau terbesar di Bali ini.
Suasana sejuk Kawasan Danau Batur dengan ketingian sekitar 400 meter diatas permukaan air laut, akan berubah menjadi suasana dingin pada malam hari karena berada di kaki Gunung Batur dengan tinggi 1.717 meter diatas permukaan laut, dan merupakan gunung aktif yang mengalami beberapa kali erupsi sepanjang sejarah.
Pura Batur
Pura Batur (Pura Ulun Danu Batur) terletak di bukit Kawasan Danau Batur, Pada tahun 1917 terjadi erupsi Gunung Batur yang menghancurkan ratusan pura di sekitar Gunung Batur dan Gunung Abang yang letaknya berdampingan, juga letusannya menelan banyak korban jiwa, Pura Batur yang lokasinya tidak jauh dari Kawah letusan Gunung Batur di pindahkan ke Atas bukit di Kawasan Danau Batur.
Menurut Naskah Sejarah Bali, Puncak Gunung Mahameru dipindahkan oleh Bathara Pasupati ke Gunung Batur menjadi istana untuk Dewi Danu dan Pura Ulun Danu (Pura Batur) diantaranya.
Pada waktu yang telah ditentukan menurut kalender Hindu, Masyarakat sekitar Gunung Batur mengadakan acara budaya berupa ritual persembahan untuk mengharapkan berkah, tanah pertanian yang subur dan kemakmuran untuk masyarakat.
Desa Trunyam
Desa Trunyam terletak di tepi timur Danau Batur yaitu di lereng Gunung Abang yang letaknya berdampingan dengan Gunung Batur, Danau batur secara geografis berada dikaki kedua gunung tersebut.
Desa Trunyam mempunyai budaya unik yaitu saat ada yang meninggal tidak menguburkannya atau membakar jasadnya atau Ngaben seperti kebiasaan di wilayah Bali pada umumnya, akan tetapi diletakan di bawah Pohon Taru (pohon Kemenyan) dengan cara ditutup Kain Putih, dan hanya dipagari belahan bambu, yang anehnya konon tidak ada bau dari jasad yang meninggal tsb, kebiasaan adat ini sudah turun menurun hingga sekarang, acara prosesi tersebut dipimpin ketua Adat dengan acara ritual adat masyarakat setempat.
Danau Batur memiliki banyak pesona keindahan dengan budaya menarik di sekitarnya sebagai aset wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Banyak yang bisa dinikmati di Danau Batur, tidak hanya keindahan pesona Danaunya yang menawan, banyak yang lainnya, budaya dan seni, wisata belanja di pasar sebelah utara, maupun wisata kuliner di kawasan Panenjoan yang berada di Tepi Danau Batur yang indah ini..

Comments
Post a Comment